Pemkab Pessel Mulai Tata PKL di Kawasan Pantai Carocok, Sekda: Dilakukan Secara Persuasif

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mulai melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Pantai Carocok Painan, Selasa (10/3/2026).

Penataan tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan kawasan wisata yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi para pengunjung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, mengatakan bahwa pemerintah daerah sengaja turun langsung ke lapangan untuk memulai proses pembenahan di kawasan wisata unggulan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penataan dilakukan secara persuasif tanpa langkah-langkah ekstrem, dengan mengedepankan pendekatan dialog dan kesadaran bersama.

“Kita sengaja turun hari ini untuk mulai berbenah. Kita tidak melakukan kegiatan yang ekstrem, semuanya dilakukan secara persuasif. Nanti kita ikuti saja arahan dari Kasatpol PP mana saja yang perlu kita tata,” ujarnya.

Zainal Arifin menegaskan, penataan ini bertujuan menjaga stabilitas dan kenyamanan kawasan wisata agar pelayanan kepada wisatawan dapat berjalan dengan baik. Ia berharap kondisi kawasan Pantai Carocok semakin tertata dari waktu ke waktu.

“Yang kita jaga sekarang adalah stabilitas, bagaimana pelayanan kepada wisatawan bisa dilakukan dengan baik. Paling tidak setiap hari dan setiap event kondisi kawasan semakin bagus, tidak semakin krodit,” katanya.

Ia juga menyinggung sejumlah lapak atau lokasi usaha yang sebelumnya telah diambil oleh pihak tertentu namun tidak dimanfaatkan dengan baik. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu keindahan dan kenyamanan kawasan wisata.

“Kita melihat ada yang sudah mengambil lot tapi sampai sekarang tidak diisi. Ini tentu mengganggu kawasan wisata kita juga. Kalau tidak dimanfaatkan, silakan nanti yang lain bisa masuk,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan peringatan secara persuasif kepada pedagang atau pihak yang tidak mematuhi penataan tersebut.

“Kalau ada yang tidak mau mengikuti, nanti dilaporkan ke Kasatpol PP. Kita tetap mengedepankan cara-cara persuasif, hanya mengingatkan dan menyadarkan bahwa pentingnya pariwisata kita agar orang semakin ramai datang ke sini,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) juga telah melakukan sosialisasi penataan pedagang di kawasan Pantai Carocok.

Kepala Disparbudpora Pesisir Selatan, Ronald Bernando, menyampaikan bahwa Pantai Carocok Painan merupakan salah satu destinasi wisata favorit di daerah tersebut yang setiap tahunnya selalu dipadati wisatawan, terutama saat momen libur Idulfitri.

Karena itu, menurutnya, pemerintah daerah perlu melakukan persiapan sejak dini agar kawasan wisata tetap tertata dengan baik dan mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengatakan bahwa keberadaan pedagang merupakan bagian penting dari aktivitas wisata. Namun demikian, keberadaannya tetap perlu diatur agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung maupun akses di kawasan wisata.

“Kita ingin kawasan Pantai Carocok tetap rapi, bersih, dan nyaman. Biasanya saat libur Lebaran jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan, sehingga penataan pedagang perlu dilakukan agar aktivitas wisata tetap berjalan dengan tertib,” ujarnya.

Ia juga mengajak para pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan wisata dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mematuhi aturan penataan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten III Setdakab Pesisir Selatan Hadi Susilo, Kabag Perekonomian Dailipal, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pesisir Selatan Afriman Julta, Kepala Dinas Kominfo Wendi, Kepala Dinas Perhubungan Zoni Eldo, serta jajaran Satpol PP dan instansi terkait lainnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan
GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri
Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba
Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau
DFAT Australia Salurkan 480 Voucher Shelter Tools KIT bagi Korban Banjir Bandang di Kabupaten Solok 
PMI Sumbar Resmikan Mess Relawan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Wasekjend DPP PKPS Ajak Warga Pesisir Selatan Jaga Persaudaraan dan Hindari Perpecahan
Oktarina Risnaldi: Bundo Kanduang Bukan Sekadar Simbol Adat, tetapi Mitra Niniak Mamak Menjaga Nagari

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:04 WIB

BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:32 WIB

GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIB

DFAT Australia Salurkan 480 Voucher Shelter Tools KIT bagi Korban Banjir Bandang di Kabupaten Solok 

Berita Terbaru