Bupati Hendrajoni Tepis Isu ‘Lepas Tangan’, Turun Langsung Bawa Bantuan Banjir

Jumat, 28 November 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM — Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, kembali menegaskan komitmennya terhadap masyarakat terdampak banjir dengan turun langsung ke lapangan sesaat setelah tiba dari Jakarta, Jumat (28/11/2025). Tanpa menunda waktu, ia langsung menuju Nagari Duku Utara, salah satu wilayah yang mengalami dampak banjir paling parah di Kecamatan Koto XI Tarusan.

Kedatangannya disambut hangat oleh warga, yang sejak pagi telah menunggu kehadiran pemimpin daerah mereka. Bupati Hendrajoni membawa berbagai bantuan logistik seperti sembako dan kebutuhan dasar, yang segera dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Suasana haru sempat menyelimuti lokasi ketika beberapa warga menyampaikan langsung kondisi rumah mereka yang rusak akibat banjir. Hendrajoni tampak mendengarkan satu per satu dengan penuh empati, sembari memastikan bantuan lanjutan akan didorong secepat mungkin.

“Saya datang hari ini karena saya ingin memastikan bahwa masyarakat saya tidak sendirian menghadapi musibah ini,” kata Hendrajoni dengan suara tegas tetapi terlihat menahan keprihatinan atas kondisi yang ia lihat.

Dalam penjelasannya, Bupati menegaskan bahwa perjalanannya ke Jakarta beberapa hari sebelumnya bukan semata agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memperjuangkan percepatan penanganan pasca-bencana di Pesisir Selatan.

“Kemarin saya bersama kepala daerah lain yang terkena dampak bencana banjir di Sumatera Barat, mengikuti rakor di Jakarta. Kami membahas detail kerusakan, mulai dari infrastruktur, pertanian, hingga kerugian masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hendrajoni, pertemuan itu sangat penting untuk memastikan bahwa Pesisir Selatan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Ia ingin setiap kerusakan dan kerugian yang dialami warga dapat terdata secara akurat agar bantuan pusat dapat segera dikucurkan.

“Ini bukan hanya soal laporan, tapi soal bagaimana memperjuangkan hak masyarakat kita agar mendapatkan dukungan yang layak dari pusat,” ungkap Bupati menegaskan bahwa kehadirannya di Jakarta justru demi memulihkan Pesisir Selatan.



Ia juga menepis anggapan bahwa dirinya meninggalkan daerah saat banjir terjadi. Menurutnya, seluruh perkembangan bencana selalu ia pantau secara real-time melalui laporan harian yang dikirimkan oleh perangkat daerah.

“Meskipun saya di Jakarta, saya tidak pernah lepas tangan. Saya selalu memantau kondisi Pesisir Selatan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Hendrajoni kembali mengingatkan bahwa instruksi telah ia berikan jauh sebelum ia kembali ke daerah.

“Saya sudah menginstruksikan Wakil Bupati, Sekda, dan seluruh OPD untuk turun langsung. Tidak ada yang boleh menunggu. Semua harus bergerak cepat,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa prinsip utamanya adalah bergerak bersama dan tidak membiarkan warga menghadapi bencana ini sendirian. Hendrajoni menyebut bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah sudah bekerja selama beberapa hari terakhir, menyisir lokasi banjir, dan menyalurkan bantuan darurat.

“Kita tidak bisa main-main dengan bencana sebesar ini. Setiap jam sangat berarti bagi masyarakat kita. Itu sebabnya saya kembali secepat mungkin,” ujarnya.

Warga yang hadir tampak terharu mendengar penjelasan tersebut. Banyak dari mereka menyampaikan apresiasi lantaran merasa kondisi mereka benar-benar diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Dengan bekal koordinasi langsung dari pusat dan langkah cepat di lapangan, pemerintah daerah optimistis proses pemulihan pasca-banjir Pesisir Selatan akan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Hendrajoni juga memastikan bahwa segala upaya akan dikerahkan demi meringankan beban masyarakat yang terdampak.

“Kita bangkit bersama. Saya akan terus memantau, memastikan bahwa semua bantuan tersalur, dan memastikan bahwa tidak ada satu pun warga yang terabaikan,”pungkasnya.BANDASAPULUAH.COM — Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, kembali menegaskan komitmennya terhadap masyarakat terdampak banjir dengan turun langsung ke lapangan sesaat setelah tiba dari Jakarta, Jumat (28/11/2025). Tanpa menunda waktu, ia langsung menuju Nagari Duku Utara, salah satu wilayah yang mengalami dampak banjir paling parah di Kecamatan Koto XI Tarusan.

Kedatangannya disambut hangat oleh warga, yang sejak pagi telah menunggu kehadiran pemimpin daerah mereka. Bupati Hendrajoni membawa berbagai bantuan logistik seperti sembako dan kebutuhan dasar, yang segera dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Suasana haru sempat menyelimuti lokasi ketika beberapa warga menyampaikan langsung kondisi rumah mereka yang rusak akibat banjir. Hendrajoni tampak mendengarkan satu per satu dengan penuh empati, sembari memastikan bantuan lanjutan akan didorong secepat mungkin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya datang hari ini karena saya ingin memastikan bahwa masyarakat saya tidak sendirian menghadapi musibah ini,” kata Hendrajoni dengan suara tegas tetapi terlihat menahan keprihatinan atas kondisi yang ia lihat.

Dalam penjelasannya, Bupati menegaskan bahwa perjalanannya ke Jakarta beberapa hari sebelumnya bukan semata agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memperjuangkan percepatan penanganan pasca-bencana di Pesisir Selatan.

“Kemarin saya bersama kepala daerah lain yang terkena dampak bencana banjir di Sumatera Barat, mengikuti rakor di Jakarta. Kami membahas detail kerusakan, mulai dari infrastruktur, pertanian, hingga kerugian masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hendrajoni, pertemuan itu sangat penting untuk memastikan bahwa Pesisir Selatan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Ia ingin setiap kerusakan dan kerugian yang dialami warga dapat terdata secara akurat agar bantuan pusat dapat segera dikucurkan.

“Ini bukan hanya soal laporan, tapi soal bagaimana memperjuangkan hak masyarakat kita agar mendapatkan dukungan yang layak dari pusat,” ungkap Bupati menegaskan bahwa kehadirannya di Jakarta justru demi memulihkan Pesisir Selatan.

Ia juga menepis anggapan bahwa dirinya meninggalkan daerah saat banjir terjadi. Menurutnya, seluruh perkembangan bencana selalu ia pantau secara real-time melalui laporan harian yang dikirimkan oleh perangkat daerah.

“Meskipun saya di Jakarta, saya tidak pernah lepas tangan. Saya selalu memantau kondisi Pesisir Selatan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Hendrajoni kembali mengingatkan bahwa instruksi telah ia berikan jauh sebelum ia kembali ke daerah.

“Saya sudah menginstruksikan Wakil Bupati, Sekda, dan seluruh OPD untuk turun langsung. Tidak ada yang boleh menunggu. Semua harus bergerak cepat,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa prinsip utamanya adalah bergerak bersama dan tidak membiarkan warga menghadapi bencana ini sendirian. Hendrajoni menyebut bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah sudah bekerja selama beberapa hari terakhir, menyisir lokasi banjir, dan menyalurkan bantuan darurat.

“Kita tidak bisa main-main dengan bencana sebesar ini. Setiap jam sangat berarti bagi masyarakat kita. Itu sebabnya saya kembali secepat mungkin,” ujarnya.

Warga yang hadir tampak terharu mendengar penjelasan tersebut. Banyak dari mereka menyampaikan apresiasi lantaran merasa kondisi mereka benar-benar diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Dengan bekal koordinasi langsung dari pusat dan langkah cepat di lapangan, pemerintah daerah optimistis proses pemulihan pasca-banjir Pesisir Selatan akan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Hendrajoni juga memastikan bahwa segala upaya akan dikerahkan demi meringankan beban masyarakat yang terdampak.

“Kita bangkit bersama. Saya akan terus memantau, memastikan bahwa semua bantuan tersalur, dan memastikan bahwa tidak ada satu pun warga yang terabaikan,”pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan
GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri
Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba
Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau
DFAT Australia Salurkan 480 Voucher Shelter Tools KIT bagi Korban Banjir Bandang di Kabupaten Solok 
PMI Sumbar Resmikan Mess Relawan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Wasekjend DPP PKPS Ajak Warga Pesisir Selatan Jaga Persaudaraan dan Hindari Perpecahan
Oktarina Risnaldi: Bundo Kanduang Bukan Sekadar Simbol Adat, tetapi Mitra Niniak Mamak Menjaga Nagari

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:04 WIB

BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:32 WIB

GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIB

DFAT Australia Salurkan 480 Voucher Shelter Tools KIT bagi Korban Banjir Bandang di Kabupaten Solok 

Berita Terbaru