Tinjau Banjir di Koto XI Tarusan, Wabup Risnaldi Perintahkan Pendirian Dapur Umum

Senin, 24 November 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH COM — Setelah meninjau banjir di Kecamatan Bayang, Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim melanjutkan gerak cepat penanganan bencana dengan turun langsung ke wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan, Senin (24/11/2025).

Sejak pagi, kecamatan tersebut telah dilaporkan mengalami banjir di sejumlah titik akibat tingginya curah hujan yang mengguyur daerah itu sejak malam sebelumnya.

Di Koto XI Tarusan, Wabup meninjau tiga lokasi yang terdampak yakni Nagari Sawah Liat, Batu Hampar, dan Kampung Cumateh di Nagari Duku.

Dalam kunjungan ini, Wabup didampingi oleh Kalaksa BPBD Pessel Mulyandri Dt. Rajo Intan, Sekretaris BPBD Andi, jajaran BPBD, Kepala Dinas PUTR Yusvianty, perwakilan Dinas Sosial, Kabag Umum Oriza Dharma, Camat Koto XI Tarusan, Kabid Bina Marga PUTR Fahresi Eka Siska, wali nagari, serta pejabat terkait lainnya.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Nagari Sawah Liat, di mana banjir menggenangi permukiman serta ruas jalan utama. Wabup Risnaldi meninjau langsung akses lalu lintas di daerah tersebut.

Genangan air yang cukup tinggi membuat kendaraan melaju perlahan dan memerlukan pengaturan agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan.

Selanjutnya, rombongan menuju Nagari Batu Hampar. Di nagari ini, luapan air dari saluran dan sungai kecil membuat permukiman warga tergenang banjir.


Kunjungan kemudian berlanjut ke titik ketiga, Kampung Cumateh, Nagari Duku. Kondisi di lokasi ini dianggap paling memerlukan penanganan cepat.

Selain rumah warga yang terendam lebih tinggi, sejumlah keluarga mulai kesulitan mendapatkan makanan karena aktivitas dapur rumah tangga terhenti akibat banjir.

Melihat situasi itu, Wabup langsung menginstruksikan pendirian dapur umum. Ia menekankan bahwa pelaksanaannya harus dilakukan melalui koordinasi yang baik dengan pihak kecamatan.

“Segera dirikan dapur umum agar kebutuhan makan warga bisa terpenuhi. Koordinasikan dengan Camat Koto XI Tarusan agar penanganannya cepat dan terarah. Kita harus pastikan masyarakat yang terendam banjir mendapatkan bantuan secepat mungkin,” tegas Wabup Risnaldi.

Wabup juga mengingatkan OPD terkait untuk tetap siaga selama penanganan banjir berlangsung.

“Penanganan banjir bukan hanya soal hari ini, tapi juga tentang memastikan keselamatan warga,” ujarnya.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk bergerak cepat merespons situasi darurat, memastikan kebutuhan warga terpenuhi, dan mengoordinasikan langkah-langkah lanjutan dalam penanganan bencana di berbagai wilayah.


—Pesisir Selatan — Setelah meninjau banjir di Kecamatan Bayang, Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim melanjutkan gerak cepat penanganan bencana dengan turun langsung ke wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan, Senin (24/11/2025).

Baca Juga :  DPP PKPS Bakal Punya 'Rumah Gadang'

Sejak pagi, kecamatan tersebut telah dilaporkan mengalami banjir di sejumlah titik akibat tingginya curah hujan yang mengguyur daerah itu sejak malam sebelumnya.

Baca Juga :  Ini 5 Caleg DPR RI dengan Suara Terbanyak di Pessel, Siapa Saja?

Di Koto XI Tarusan, Wabup meninjau tiga lokasi yang terdampak yakni Nagari Sawah Liat, Batu Hampar, dan Kampung Cumateh di Nagari Duku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan ini, Wabup didampingi oleh Kalaksa BPBD Pessel Mulyandri Dt. Rajo Intan, Sekretaris BPBD Andi, jajaran BPBD, Kepala Dinas PUTR Yusvianty, perwakilan Dinas Sosial, Kabag Umum Oriza Dharma, Camat Koto XI Tarusan, Kabid Bina Marga PUTR Fahresi Eka Siska, wali nagari, serta pejabat terkait lainnya.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Nagari Sawah Liat, di mana banjir menggenangi permukiman serta ruas jalan utama. Wabup Risnaldi meninjau langsung akses lalu lintas di daerah tersebut.

Genangan air yang cukup tinggi membuat kendaraan melaju perlahan dan memerlukan pengaturan agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan.

Baca Juga :  Gelembung Turbulen Mengonfirmasi Teori Fisika Berusia Seabad

Selanjutnya, rombongan menuju Nagari Batu Hampar. Di nagari ini, luapan air dari saluran dan sungai kecil membuat permukiman warga tergenang banjir.

Kunjungan kemudian berlanjut ke titik ketiga, Kampung Cumateh, Nagari Duku. Kondisi di lokasi ini dianggap paling memerlukan penanganan cepat.

Selain rumah warga yang terendam lebih tinggi, sejumlah keluarga mulai kesulitan mendapatkan makanan karena aktivitas dapur rumah tangga terhenti akibat banjir.

Melihat situasi itu, Wabup langsung menginstruksikan pendirian dapur umum. Ia menekankan bahwa pelaksanaannya harus dilakukan melalui koordinasi yang baik dengan pihak kecamatan.

“Segera dirikan dapur umum agar kebutuhan makan warga bisa terpenuhi. Koordinasikan dengan Camat Koto XI Tarusan agar penanganannya cepat dan terarah. Kita harus pastikan masyarakat yang terendam banjir mendapatkan bantuan secepat mungkin,” tegas Wabup Risnaldi.

Wabup juga mengingatkan OPD terkait untuk tetap siaga selama penanganan banjir berlangsung.

“Penanganan banjir bukan hanya soal hari ini, tapi juga tentang memastikan keselamatan warga,” ujarnya.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk bergerak cepat merespons situasi darurat, memastikan kebutuhan warga terpenuhi, dan mengoordinasikan langkah-langkah lanjutan dalam penanganan bencana di berbagai wilayah.


Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MBG Akan Tambah Sumber Protein dari Ikan, BGN Siap Jadi ‘Offtaker’
Respon Desentralisasi dan Militerisme di Era Prabowo-Gibran, BEM UI Gandeng Sejumlah Pengamat dan Pakar Senior
Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Begini Tanggapan Jokowi
Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri puncak HUT TNI ke-81
Disperdagin Gandeng Diskominfo Kota Kediri Berikan Pelatihan Pemanfaatan AI
Video Siswa Nyanyikan Lagu Rohani, Kepala SMPN 1 Tanete Minta Maaf
Mantan Ketua KPU Beberkan Asal Mula Pasal PKPU yang Disoal Soal Ijazah Gibran
Mengapa Gibran Dibiarkan Berjuang Sendirian di Sidang MK?

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 01:40 WIB

MBG Akan Tambah Sumber Protein dari Ikan, BGN Siap Jadi ‘Offtaker’

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:50 WIB

Respon Desentralisasi dan Militerisme di Era Prabowo-Gibran, BEM UI Gandeng Sejumlah Pengamat dan Pakar Senior

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Begini Tanggapan Jokowi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri puncak HUT TNI ke-81

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Disperdagin Gandeng Diskominfo Kota Kediri Berikan Pelatihan Pemanfaatan AI

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Begini Tanggapan Jokowi

Jumat, 2 Okt 2026 - 00:00 WIB

Nasional

Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri puncak HUT TNI ke-81

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:20 WIB