Grup Silatnas PKPS, Inisiatif Baru Satukan Perantau Pessel Lewat WhatsApp

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM — DPP Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) membentuk Grup WhatsApp Silatnas PKPS sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi digital bagi para perantau asal Pesisir Selatan (Pessel) yang tersebar di berbagai daerah dan luar negeri.

Gagasan ini diinisiasi oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKPS, Ahman Nurdin, sebagai bentuk respon terhadap kebutuhan ruang interaksi yang cepat, akrab, dan inklusif bagi warga Pessel di perantauan. Grup ini sekaligus menjadi langkah awal menyambut agenda besar Silaturahmi Nasional (Silatnas) PKPS yang akan digelar dalam waktu dekat.

Dukungan terhadap pembentukan grup ini juga datang dari berbagai tokoh PKPS di daerah. Salah satunya Ketua DPW PKPS Sumatera Barat, Sengaja Budi Syukur, yang mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai langkah yang mampu merangkul sanak saudara perantau di mana pun mereka berada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salut kita pada ide-ide admin grup, terutama Pak Ahman Nurdin, yang merangkul sanak kito orang Pesisir Selatan di mana saja berada untuk bergabung di grup WA Silatnas,” ujarnya.

Baca Juga :  Sopir Travel ini Diamankan Polisi, 5 Kardus Miras Disita dari Padang menuju Air Haji

Ia juga menyampaikan harapan agar grup ini tidak keluar dari tujuan utamanya.

“Jadikan grup ini sebagai sarana komunikasi dan silaturahmi kita dan hindari posting kegiatan-kegiatan selain berita tentang PKPS, urang Pessel, berita kampung, rantau dan lainnya,” pesannya.

Menurut Sengaja Budi Syukur, pembentukan grup ini sangat strategis untuk memperkuat jaringan antarperantau serta menjaga rasa kekeluargaan meski terpisah jarak. Ia juga mendukung penuh target pembentukan hingga 1.000 anggota dalam waktu dekat.

Ir. H. Okferiad Rasyid, MM, tokoh perantau asal Batangkapas, Pesisir Selatan, yang kini menetap di Jakarta, juga menyambut baik inisiatif ini.

“Grup ini menjadi perekat baru di tengah kerinduan terhadap kampung. Dengan platform seperti ini, komunikasi antarsesama perantau menjadi lebih dekat dan bermakna,” ujarnya.

“Saya optimis ini akan menjadi kekuatan kolektif urang awak di perantauan,”tambahnya.

Baca Juga :  Pesawat Susi Air Alami Kecelakaan di Papua, Enam Penumpang Selamat

Dr. Syafrizal Chan Dt. Lelo Bandaro, salah seorang perantau aktif PKPS, juga memberikan apresiasinya terhadap pembentukan grup ini.

“Inisiatif ini patut didukung karena menjawab kebutuhan komunikasi lintas daerah secara cepat dan efisien. Kita bisa langsung terhubung satu sama lain tanpa hambatan,”ungkapnya.

“Lebih dari sekadar grup WhatsApp, ini adalah ruang kolaborasi dan konsolidasi kekuatan perantau,” tambahnya.

Sejak dibuka, Grup Silatnas PKPS terus bertambah anggotanya dari berbagai kota besar dan luar negeri. Grup ini diharapkan menjadi simpul baru kebersamaan urang Pessel, mempererat hubungan antarsesama, dan memperkuat kontribusi perantau dalam pembangunan kampung halaman.

Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat dan pengurus PKPS dari pusat hingga daerah, Grup Silatnas PKPS kini menjadi simbol silaturahmi modern bagi keluarga besar Pesisir Selatan di era digital.

Ahman Nurdin, selaku Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKPS, menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan ruang komunikasi yang mudah dijangkau dan penuh keakraban bagi perantau Pessel.

Baca Juga :  Serupa Namun Berlainan, Inilah Perbedaan Merek dan Merek Kolektif,

“Grup Silatnas PKPS ini adalah rumah digital untuk urang Pessel, tempat kita saling menyapa, bertukar kabar, dan mempererat ikatan emosional yang sudah lama terjalin,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa grup ini terbuka untuk siapa saja yang berasal dari Pesisir Selatan, tanpa memandang posisi, wilayah, maupun latar belakang.

“Kita ingin menciptakan suasana yang hangat, positif, dan inklusif. Semoga grup ini menjadi ruang silaturahmi yang membangun kekuatan kolektif di tengah keberagaman perantau,” ujar Ahman.

Menutup pernyataannya, Ahman menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi untuk memperkuat jejaring sosial dan kontribusi terhadap kampung halaman.

“Di tengah kesibukan masing-masing, grup ini adalah ruang kolektif yang memperpendek jarak emosional antarsesama perantau. Di era digital seperti sekarang, kita perlu terus memperkuat jaringan ini sebagai bentuk kontribusi nyata untuk kampung halaman,”pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi Jadi Kader PSI, Efriza Bongkar Sikap PDIP
Jokowi angkat bicara soal pergantian Kapolri Listyo Sigit
Inilah potret sederet menteri & wakil menteri baru yang dilantik Prabowo
Gibran Rakabuming Raka Ulang Tahun ke-39 Hari Ini, Berikut Profil Singkatnya
Kabinet Prabowo kini memiliki 8 menteri koordinator, jabatan terbaru dijabat oleh Bahlil
BMKG menyebutkan sejumlah wilayah Lampung baru memasuki musim hujan pada Januari 2027
Resmi.! DPR RI Setuju Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
Reshuffle Kabinet Merah Putih Ketujuh, Ini Daftar yang Dilantik Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Jadi Kader PSI, Efriza Bongkar Sikap PDIP

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jokowi angkat bicara soal pergantian Kapolri Listyo Sigit

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Inilah potret sederet menteri & wakil menteri baru yang dilantik Prabowo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Gibran Rakabuming Raka Ulang Tahun ke-39 Hari Ini, Berikut Profil Singkatnya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabinet Prabowo kini memiliki 8 menteri koordinator, jabatan terbaru dijabat oleh Bahlil

Berita Terbaru

Nasional

Jokowi Jadi Kader PSI, Efriza Bongkar Sikap PDIP

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:05 WIB

Nasional

Jokowi angkat bicara soal pergantian Kapolri Listyo Sigit

Kamis, 1 Okt 2026 - 17:50 WIB