Dengan Kopi Sakarek, Pemkab Tanah Datar Perangi Hoaks: Kok Bisa?

Kamis, 21 Juli 2022 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kopi Sakarek adalah minuman kopi sebanyak setengah gelas atau gelas kecil. Minuman ini sangat disukai oleh kaum pria dan menjadi teman kala santai maupun bekerja

i

Kopi Sakarek adalah minuman kopi sebanyak setengah gelas atau gelas kecil. Minuman ini sangat disukai oleh kaum pria dan menjadi teman kala santai maupun bekerja

Bandasapuluah.com – Dengan kopi sakarek, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar perangi informasi dan berita bohong (Hoaks). Kok bisa?

Dalam kehidupan sehari-hari khususnya di Minangkabau, kopi sakarek merupakan minuman dari kopi sebanyak setengah gelas atau gelas kecil. Minuman ini sangat disukai oleh kaum pria yang menjadi teman kala santai maupun bekerja.

Namun beda halnya dengan Pemkab Tanah Datar. Kopi Sakarek disulap sehingga bisa memerangi informasi atau berita bohong (hoaks). Bagaimana caranya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentu kopi sakarek yang dimaksud bukanlah minuman kopi. Kopi sakarek yang bisa memerangi hoaks itu adalah sebuah program hasil kreasi pemerintah setempat.

Kopi sakarek adalah sebuah program yang diprakarsai oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Tanah Datar. Kopi Sakarek merupakan akronim dari Program Sistem Komunikasi Pimpinan secara Dakek dan Arek

Baca Juga :  Amazonifikasi Makanan Utuh Adalah DOA Karena Satu Alasan Sederhana

Kepala Bagian Prokopim Dedi Tri Widono mengatakan, Kopi Sakarek bertujuan untuk menjawab keraguan terhadap kepastian informasi yang beredar di masyarakat untuk menghindari berita bohong atau hoaks.

“Dalam momentum Setahun Kepemimpinan Pimpinan Daerah dilakukan penelitian oleh sebuah lembaga survei terhadap 800 orang dan memperoleh data bahwa 36,4% masyarakat Tanah Datar menjadikan pertemuan informal seperti warung, lapau, pasar, dan masjid sebagai sumber berita, sedangkan 29,5% bersumber dari media sosial dan sisanya bersumber dari pertemuan resmi, TV, Radio dan lainnya,” kata Dedi saat sosialisasi di Emersia Hotel dan Resort Batusangkar, Kamis (21/7).

Berawal dari itulah, ungkap Dedi, ternyata masyarakat Tanah Datar yang masih menganggap pertemuan informal sebagai rujukan informasi. Karena itu dibutuhkan sebuah tim pengumpul, mengolah dan menyebarkan informasi.

Baca Juga :  Nagari Saruaso: Sejarah Malayapura Juga Punya Menhir Seksi Kubang Landai

“Penyampaian informasi oleh pimpinan yakni bupati ataupun wakil bupati dilakukan dalam dua mekanisme, yakni pertama, mengundang masyarakat bertemu di nagari atau kecamatan atau kedua, mendatangi masyarakat yang sedang berkumpul di lapau-lapau ataupun lokasi berkumpul lainnya,” sampainya.

Ke depan dengan Kopi Sakarek, tambah Dedi, akan tersedia informasi yang benar sehingga meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, karena itu tentunya butuh komitmen dan dukungan tim yang telah di bentuk melalui SK Bupati.

“Dengan program Kopi Sakarek terjalin hubungan yang dekat antara pemerintah daerah, terutama pimpinan dengan masyarakat. Karena terjadi komunikasi dua arah, sehingga masyarakat dapat memberikan masukan atau umpan balik kepada pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  4 Juta Nakes Bakal Disuntik Vaksin Dosis Keempat

Sementara itu Asisten Administrasi Umum Helfy Rahmy Harun berharap, tim yang telah dibentuk untuk dapat mendukung dan melaksanakan program Kopi Sakarek.

“Ayo kita dukung bersama untuk melaksanakan program ini, karena program ini disamping menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat juga untuk mendekatkan dalam menggali informasi oleh pemerintah daerah bersama masyakarat,” sampainya.

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra. Ia mendukung pelaksanaan program Kopi Sakarek di Tanah Datar.

“Saya mendukung program ini, karena memang Saya sangat suka untuk bertemu dan audiensi langsung dengan masyarakat. Karena disamping menyampaikan informasi sebenarnya kepada masyarakat juga menggali informasi terhadap permasalahan dan kebutuhan masyarakat agar bisa segera dicarikan solusinya,” kata Eka.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Risnaldi Dampingi Menteri PU, Penanganan 14 Titik Longsor di Tapan Dipercepat
Mansurdin Kembali Pimpin PKPS Lampung, Adi Karsyaf Sampaikan Ucapan Selamat
Mansurdin Kembali Dipercaya Pimpin DPW PKPS Lampung, Ahman Nurdin Sampaikan Ucapan Selamat
Resmi Jabat Camat Basaba Tapan, Erna Juita Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Apresiasi Kepemimpinan HJ-RI, Darmansyah: Meski Efisiensi, Wilayah Eks Pancung Soal Tak Terabaikan
Hadiri Sertijab Camat Basaba Tapan, Wabup Risnaldi Tegaskan Komitmen Pemkab Majukan Tapan
Jelang Muswil XIII PKPS Lampung, Adi Karsyaf dan Alirman Sori Tekankan Soliditas dan Persatuan
Wabup Risnaldi Tegaskan Bantuan Bencana Jangan Ditahan, Segera Salurkan ke Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Wabup Risnaldi Dampingi Menteri PU, Penanganan 14 Titik Longsor di Tapan Dipercepat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Mansurdin Kembali Pimpin PKPS Lampung, Adi Karsyaf Sampaikan Ucapan Selamat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Mansurdin Kembali Dipercaya Pimpin DPW PKPS Lampung, Ahman Nurdin Sampaikan Ucapan Selamat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Resmi Jabat Camat Basaba Tapan, Erna Juita Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Apresiasi Kepemimpinan HJ-RI, Darmansyah: Meski Efisiensi, Wilayah Eks Pancung Soal Tak Terabaikan

Berita Terbaru