Tim Kementerian KKP RI Kunjungi Pessel, Sejumlah Usulan Bantuan Ditindaklanjuti

Rabu, 21 April 2021 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta Senin lalu mulai membuahkan hasil, hal ini terbukti datangnya Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) ke Pessel.

” Alhamdulillah tim Kementerian Kelautan dan Perikanan telah datang ke sini kemaren guna menindaklanjuti usulan program yang disampaikan bupati minggu lalu,” kata Kepala Dinas Perikanan Andi Syafinal, Rabu (21/4).

Kedatangan Tim KKP RI itu disambut Bupati Pesisir Selatan, diwakili Kepala Dinas Perikanan Andi Syafinal didampingi sejumlah staf di Kantor Dinas Perikanan setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kadis Perikanan Pesisir Selatan Andi Syafinal menjelaskan, kunjungan Tim KKP RI itu terkait dengan bantuan kendaraan Thermoking roda 6 untuk Koperasi Suci Samudera, Nagari Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti tahun anggaran 2021.

Selain itu, membahas rencana bantuan Coolstorage 100/150 ton tahun 2022 yang merupakan tindaklanjut dari kunjungan Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar ke Kantor KKP RI yang diterima langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono tanggal 12 April 2021 lalu.

Disebutkan, Rusma Yul Anwar melakukan pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono untuk menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan upaya meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan Pesisir Selatan.

Dalam pertemuan tersebut bupati memaparkan potensi perikanan Pesisir Selatan yang didukung laut dengan panjang garis pantai lebih kurang 240 kilometer serta didukung oleh Kawasan Wisata Bahari Mandeh.

Kawasan wisata Bahari Mandeh selain potensi wisata juga memiliki sumberdaya perikanan yang dapat dikembangkan. Selain memaparkan potensi perikanan, bupati juga menyampaikan beberapa usulan berkaitan upaya meningkatkan ekonomi nelayan kepada menteri.

Usulan yang disampaikan antara lain, kegiatan revitalisasi pasar ikan, sarana dan prasarana alat tangkap, pengolahan perikanan dan budidaya perikanan darat dan laut.

“Untuk meningkatkan perekonomian nelayan diperlukan adanya modernisasi sarana dan prasarana alat tangkap, pengolahan dan budidaya perikanan serta sumber daya manusia yang mumpuni. Selanjutnya, untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan tersebut diperlukan dukungan pemerintah pusat dengan program kegiatannya dan anggaran melalui dana alokasi khusus (DAK),” terangnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gudang Aset Dinas Pertanian Pessel Terbakar, 62 Motor Dinas dan Alat Pertanian Hangus
BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan
GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri
Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba
Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau
DFAT Australia Salurkan 480 Voucher Shelter Tools KIT bagi Korban Banjir Bandang di Kabupaten Solok 
PMI Sumbar Resmikan Mess Relawan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Wasekjend DPP PKPS Ajak Warga Pesisir Selatan Jaga Persaudaraan dan Hindari Perpecahan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:06 WIB

Gudang Aset Dinas Pertanian Pessel Terbakar, 62 Motor Dinas dan Alat Pertanian Hangus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:04 WIB

BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:32 WIB

GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau

Berita Terbaru