Haedar Nashir Ingatkan Dosen Muhammadiyah Pentingnya Menjaga Ideologi dan Budaya Organisasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haedar Nashir Ingatkan Dosen Muhammadiyah Pentingnya Menjaga Ideologi dan Budaya Organisasi

i

Haedar Nashir Ingatkan Dosen Muhammadiyah Pentingnya Menjaga Ideologi dan Budaya Organisasi

BANDASAPULUAH.COM –

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan Baitul Arqam bagi Dosen Tetap Nonstruktural sebagai upaya memperkuat pemahaman dan menegaskan kembali komitmen dosen terhadap nilai-nilai, filosofi dan jati diri Muhammadiyah.

Penguatan ini penting mengingat peran dosen di perguruan tinggi muhammadiyah tidak hanya sebatas kegiatan mengajar dan membina mahasiswa saja, namun juga sebagai representasi nilai-nilai dan gerakan muhammadiyah dalam menjalankan tugas profesinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang diikuti sekitar 140 peserta ini dilaksanakan pada Senin (12/10) di Hotel Convention & Dormitory Prime UMY. Baitul Arqam mengangkat tema “Memperkuat Komitmen Mewujudkan Budaya Organisasi yang Progresif”.

Baca Juga :  Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan pentingnya penguatan ideologi dan budaya organisasi bagi tenaga pengajar di lingkungan Perkumpulan. Menurutnya, Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan Islam telah berkembang menjadi sebuah gerakan besar dan mendapat kepercayaan masyarakat, termasuk di tingkat global.

Oleh karena itu, para dosen Muhammadiyah perlu terus memantapkan pemahamannya terhadap agama, ideologi, dan sistem muhammadiyah agar dapat menjalankan peran pendidikannya sekaligus mewariskan nilai-nilai persatuan kepada generasi mendatang.

“Sistem yang baik masih ada kelemahannya dan kita terbuka dan terus membenahi dan melakukan perbaikan. Jadi organisasi harus memperbaharui, melakukan reformasi. Dan sistem yang hebat ini biayanya mahal,” kata Haedar seraya mengajak seluruh civitas akademika UMY untuk terus memperbaiki dan menyelaraskan sistem ideologi Muhammadiyah.

Baca Juga :  Polisi Siagakan 10.121 Personil untuk Amankan Final Piala ASEAN FIFA 2026

Sementara itu, Rektor UMY, Achmad Nurmandi, mengatakan UMY yang kini memasuki usia ke-46 harus terus meningkatkan dan menjaga semangat perjuangan yang telah dibangun sejak awal berdirinya. Menurutnya, kemajuan yang diraih kampus berslogan “Young Globally” ini tidak lepas dari perjuangan panjang berbagai pihak.

“Sampai saat ini alhamdulillah posisi kita sangat baik. Artinya dosen yang bergabung tidak dalam situasi pengorbanan (wis kepenak),” kata Nurmandi.

Baca Juga :  Anggota Polsek Kramatwatu Piket Polsek Kramatwatu Patroli Pengemudi Ojek – Berita Tribrata Banten

Namun ia mengingatkan, prestasi dan kenyamanan yang telah dialami jangan sampai membuat para dosen dan pimpinan universitas kehilangan semangat untuk terus berkembang. Kemapanan, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti melakukan perbaikan.

“Tapi jangan terlena dengan kenyamanan dan stabilitas. Kalau dalam situasi seperti itu kita merasa aman, damai, tenteram, seolah-olah dunia tidak berubah, maka kita dalam bahaya,” tegasnya. (Bisma)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLH/BPLH Gandeng Kemenag dan Kemendikbud, 2.649 Sekolah Bergerak Wujudkan Pertobatan Ekologis Demi Lingkungan Berkelanjutan
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Papua Barat Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp 57,06 Miliar
Taklukkan Lintasan Menuju Payo, Atlet Road Race Porprov XVI Sumbar Adu Daya Tahan
Peduli Keselamatan Lalu Lintas, Polres Serang Bagikan 50 Helm Gratis kepada Pengguna Jalan
Sekilas tentang sejarah Jawa Timur, dari jejak kerajaan hingga menjadi provinsi yang kini berusia 81 tahun
Sungai Meluap, Rumah Hanyut, Jalan Lumpuh: Pesisir Selatan Masuk Status Darurat
Siapakah Bintang Matematika Expo XI FKIP USN Kolaka Tahun 2026? Resmi Dimulai!

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:00 WIB

KLH/BPLH Gandeng Kemenag dan Kemendikbud, 2.649 Sekolah Bergerak Wujudkan Pertobatan Ekologis Demi Lingkungan Berkelanjutan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Papua Barat Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp 57,06 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Taklukkan Lintasan Menuju Payo, Atlet Road Race Porprov XVI Sumbar Adu Daya Tahan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Peduli Keselamatan Lalu Lintas, Polres Serang Bagikan 50 Helm Gratis kepada Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan secara simbolis bantuan seragam kepada siswa SMA usai upacara peringatan HUT Ke-27 Provinsi Papua Barat di Manokwari, Senin (12/10/2026). ANTARA/Fransiskus Salu Weking" width="129" height="85" />

Nasional

Papua Barat Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp 57,06 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 16:10 WIB