Tari Babalu dan Panggung Nasional, Cara Seniman Batang Peduli Warisan Budaya – infojateng.id

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tari Babalu dan Panggung Nasional, Cara Seniman Batang Peduli Warisan Budaya – infojateng.id

i

Tari Babalu dan Panggung Nasional, Cara Seniman Batang Peduli Warisan Budaya – infojateng.id

BANDASAPULUAH.COM –

Batang, infojateng.id – Sebanyak 200 seniman tari Babalu turut meramaikan Karnaval SCTV di Alun-alun Kabupaten Batang, Minggu (10/11/2026).

Kolaborasi seni tradisional dengan penampilan seniman papan atas menjadi sarana ekspresi sekaligus upaya memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para penari yang didominasi pelajar SMP hingga SMA/SMK ini memadukan gerak khas tari Babalu dengan iringan musik dari lagu-lagu yang dibawakan para seniman di atas panggung.

Pertunjukan ini menambah kemeriahan acara sekaligus membawakan kesenian tradisional Batang kepada penonton secara langsung maupun melalui siaran televisi.

Bagi para artis, keterlibatan dalam Karnaval SCTV bukan sekadar kesempatan tampil di panggung hiburan. Momentum ini juga menjadi ruang untuk menampilkan karya seni warisan nenek moyang agar semakin dikenal dan terus dilestarikan oleh generasi muda.

Baca Juga :  Cukup 2 Rokok Sehari Dapat Meningkatkan Risiko Gagal Jantung Hingga 50%

Pemilik Sanggar Putra Budaya, Suningsih mengapresiasi terselenggaranya acara yang digagas Pemkab Batang bersama salah satu televisi swasta.

Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk menampilkan kesenian daerah di hadapan khalayak yang lebih luas.

“Kami sangat bangga dan senang dipercaya menjadi bagian dari acara Karnaval SCTV. Semoga setelah acara ini tari Babalu semakin dikenal masyarakat luas, untuk dilestarikan di tingkat nasional,” ujarnya saat ditemui di Alun-Alun Batang, Minggu (10/11/2026).

Suningsih mengungkapkan, proses penyusunan pola gerak kolaborasi ini tidak memakan waktu lama.

Karena para penari sudah terbiasa menampilkan tari Babalu, maka mereka hanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk mempersiapkan koreografi yang dipadukan dengan lagu tersebut. Goyang Nasi Padang dibawakan oleh Duo Anggrek.

Baca Juga :  Berita pasar saham 23 Desember 2025

Ia menilai kolaborasi ini akan menjadi pengalaman berharga bagi para penari sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya Kabupaten Batang.

Suningsih pun mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menikmati hiburan akhir pekan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus memberikan ruang bagi seniman lokal untuk berkarya dan memperkenalkan kekayaan daerah.

“Yang jelas masyarakat Batang senang dengan adanya hiburan di akhir pekan ini, terima kasih atas hiburan yang diberikan,” jelasnya.

Semangat serupa diungkapkan Dinda Ratu Mahadewi, salah satu penari Babalu yang tampil di Karnaval SCTV. Ia mengaku senang karena mendapat kesempatan menampilkan tari khas Batang untuk pertama kalinya di acara yang dihadiri banyak penonton.

Baca Juga :  Miliarder AS Hadiahi Ahmed El Ahmed Rp 1 Miliar, Pahlawan dalam Penembakan Sydney

Apalagi pementasannya disiarkan langsung di televisi sehingga berkesempatan disaksikan oleh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

“Senang sekali bisa tampil di SCTV Carnival, ini pertama kalinya, apalagi penontonnya banyak sekali. Yang pasti Babalu semakin dikenal dan mudah-mudahan semakin banyak yang mengetahuinya, sehingga terus lestari,” kata Dinda.

Keterlibatan 200 penari Babalu dalam Karnaval SCTV merupakan upaya memperkenalkan kesenian tradisional Batang melalui panggung hiburan berskala nasional.

Kerjasama ini diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap budaya daerah sekaligus mendorong keberlangsungan pelestarian tari Babalu. (ramah lingkungan/editorial)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLH/BPLH Gandeng Kemenag dan Kemendikbud, 2.649 Sekolah Bergerak Wujudkan Pertobatan Ekologis Demi Lingkungan Berkelanjutan
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Papua Barat Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp 57,06 Miliar
Taklukkan Lintasan Menuju Payo, Atlet Road Race Porprov XVI Sumbar Adu Daya Tahan
Peduli Keselamatan Lalu Lintas, Polres Serang Bagikan 50 Helm Gratis kepada Pengguna Jalan
Sekilas tentang sejarah Jawa Timur, dari jejak kerajaan hingga menjadi provinsi yang kini berusia 81 tahun
Sungai Meluap, Rumah Hanyut, Jalan Lumpuh: Pesisir Selatan Masuk Status Darurat
Siapakah Bintang Matematika Expo XI FKIP USN Kolaka Tahun 2026? Resmi Dimulai!

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:00 WIB

KLH/BPLH Gandeng Kemenag dan Kemendikbud, 2.649 Sekolah Bergerak Wujudkan Pertobatan Ekologis Demi Lingkungan Berkelanjutan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Papua Barat Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp 57,06 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Taklukkan Lintasan Menuju Payo, Atlet Road Race Porprov XVI Sumbar Adu Daya Tahan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Peduli Keselamatan Lalu Lintas, Polres Serang Bagikan 50 Helm Gratis kepada Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan secara simbolis bantuan seragam kepada siswa SMA usai upacara peringatan HUT Ke-27 Provinsi Papua Barat di Manokwari, Senin (12/10/2026). ANTARA/Fransiskus Salu Weking" width="129" height="85" />

Nasional

Papua Barat Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp 57,06 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 16:10 WIB