Home » Mengenal Karakteristik Daerah di Sumatera Barat
Berita

Mengenal Karakteristik Daerah di Sumatera Barat

(Sumatera Barat)



Sumatera Barat berdasarkan letak geografisnya tepat dilalui garis khatulistiwa (garis lintang nol derajat) tepatnya di Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman. Karena itu Sumatera Barat mempunyai iklim tropis dengan rata-rata suhu udara 25,78˚C dan rata�rata kelembaban yang tinggi yaitu 86,67% dengan tekanan udara rata-rata berkisar 994,69 mb.

Baca juga: Wilayah Rawan Bencana di Sumatera Barat

Pengaruh letak ini, maka menurut ketinggiannya, wilayah di Provinsi
Sumatera Barat sangat bervariasi mulai dari dataran rendah di pantai dengan ketinggian 0 m hingga dataran tinggi (pegunungan) dengan ketinggian > 3000 m di atas permukaan laut (dpl).

 Luas areal yang mempunyai ketinggian 0 sampai 100 m dpl meliputi 1.286.793 ha (30.41%), daerah dengan ketinggian 100 – 500 m dpl mencapai 643.552 ha (15,21%), antara 500 – 1.000 m dpl seluas 1.357.045 ha (32,07%), antara 1.000 – 1.500 m dpl terdapat 767.117 ha (18,13%), daerah dengan ketinggian 1.500 – 2.000 m dpl tercatat 113.116,6 Ha (2,67%), dan sisanya daerah dengan ketinggian di atas 2.500 m dpl.

Berikut adalah karakteristik
dari kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat ;

1. Kabupaten Kep. Mentawai

Kabupaten Kep. Mentawai adalah daerah tertinggal yang terletak 82 mil laut di sebelah Barat Provinsi Sumatera Barat yang merupakan gugusan pulau-pulau besar dan kecil dengan jumlah pulau 98, 4 buah pulau besar (Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan) dan 2 buah pulau terluar (sibaru-baru dan sinyaunyau).

2. Kabupaten Pesisir Selatan

Kabupaten Pesisir selatan terletak di
Selatan Barat Prov. Sumatera Barat yang dilalui oleh jalur Padang Prov. Sumbar dengan Kota bengkulu, topografi memiliki kemiringan lereng antara 0% – >40% dengan pergunungan setinggi 2.000 meter, juga memiliki Garis Pantai sepanjang sekitar 234 Km yang memiliki 74 pulau-pulau kecil.

Baca juga : Ibukota Kecamatan di Pesisir Selatan

3. Kabupaten Solok

Kabupaten Solok dibagian dengan Prov. Sumatera Barat yang dilalui oleh jalur utama Padang Prov. Sumbar dengan Provinsi Jambi (lintas tengah Sumatera) yang mempunyai topografi yang bervariasi berlembah2 dan berbukit2 dengan ketinggian antara 329 mtr dpl sampai dengan 1.458 m dpl, Kabupaten Solok juga memilki 1 buah Gunung Berapi yaitu Gunung talang , serta memiliki beberapa danau ( D. Singkarak, D. Diatas, D. Dibawah,D. Talang).

4. Kabupaten Sijunjung

Kabupaten Sijunjung terletak di bagian timur provinsi sumatera barat dilalui oleh jalur utama antara Prov. Riau dengan Prov. Jambi, topografi Kabupaten sijunjung daerah yang berbukit-bukit pada ketinggian antara 100 – 1.250 m dpl.

5. Kabupaten Tanah Datar

Kabupaten Tanah Datar terletak Bagian tengah arah ke timur Prov. Sumbar yang dilalui oleh jalur Padang Prov. Sumbar dengan Pekan Baru Prov. Riau serta jalur2 yang menghubungkan beberapa kabupaten, dengan topografi yang datar, bergelombang, berbukit, dengan ketinggian antara 200 m dpl sampai
dengan 1.000 mtr dpl, memiliki 3 buah gunung yaitu g. Merapi, G. Singalang, G. Sago, Tanah Datar memiliki Danau yaitu Danau Singkarak.

6. Kabupaten Padang Pariaman

Kabupaten Padang Pariaman Yang
terletak di Bagian Barat tengah Provinsi Sumatera Barat yang dilalui oleh 2 jalur utama yaitu Jalur yang menghubungkan antara Pekan Baru Provinsi Riau dengan Padang Provinsi Sumbar dan jalur yang menghubungkan Madina Prov. Sumatera Utara dengan Padang Sumatera Barat, Padang Pariaman memiliki 2 buah gunung (gunung tandikek dan Gunung
Sago) dengan panjang garis pantai 60,0 km dan memiliki 2 buah Pulau (Pulau Pieh dan Pulau Bando).

7. Kabupaten Agam

Kabupaten Agam pada bagian tengah Sumatera Barat dilalui jalur lintas tengah Sumatera dan jalur lintas barat, Agam juga memiliki dua buah gugung (gunung merapi=2.891 mtr) dan (gunung singgalang=2.877 mtr), panjang garis pantai 43 mtr dan 2 buah pulau .

8. Kabupaten Lima Puluh Kota

Kabupaten Lima Puluh Kota terletak di timur bagian utara Provinsi Sumatera Barat yang dilalui jalur yang menghubungkan antara Provinsi Riau dengan Provinsi Sumatera Barat dengan kelerengan antara 0% /1 m – 40% >300 m dan memiliki 3 buah gunung ( Gunung Sago = 2.261, Gunung Bungsu=1.253, Gunung Sanggul = 1.495,).

9. Kabupaten Pasaman

Kabupaten Pasaman terletak Paling
Utara Sumatera Barat yang dilalui oleh jalur lintas Medan- Prov. Sumut dengan Padang Prov. Sumbar dengan topografi ketinggian antara 50 m sampai dengan 2.240 meter yang memiliki 5 buah pegunungan (G. Ambun, G, Sigapuak, G. Kalabu, G. Malenggang, G.Tambian).

10. Kabupaten Solok Selatan

Kabupaten Solok Selatan di bagian
tengah paling selatan provinsi Sumatera Barat yang dilalui oleh jalur Padang Prov. Sumbar dengan Kerinci Prov. Jambi, Kabupaten ini termasuk daerah tertinggal provinsi Sumatera Barat, yang memiliki topografi dengan ketinggian 350 – 430 meter d pl, dengan yang 60 % dari wilayah Solok Selatan berada pada kemiringan di atas 40 % yang tergolong sangat curam dan rawan terhadap bahaya longsor. Kabupaten Solok Selatan masih merupakan daerah tertinggal.

11. Kabupaten Dharmasraya

Kabupaten Dharmasraya terletak di timur Sumatera Barat yang berjarak sekitar 196 km dari Ibukota Provinsi dan dilalui oleh jalur lintas Sumatera yang menghubungkan langsung Prov. Jambi�Prov. Sumbar Dharmasraya mempunyai topografi yang sebegian besar landai antara 0%-40%.

12. Kabupaten Pasaman Barat

Kabupaten Pasaman Barat terletak di Utara Prov. Sumatera Barat yang
berbatasan langsung dengan Madina Prov. Sumut yang dilalui oleh Jalur yang menghubungkan Antara Madina Prov. Sumut dengan Padang prov. Sumbar, topografi Pasaman dengan ketinggian antara 0-2.912 m (G. Malintang, G. Talamau). Kabupaten Pasaman Barat masih merupakan daerah tertinggal.

13. Kota Padang

Kota Padang adalah Ibukota Provinsi Sumatera Barat yang terletak di Bagian Barat Prov. Sumatera Barat yang memiki 3 jalur utama arah Selatan ke Bengkulu, Arah Utara Medan dan Pekan Baru, Arah
timur menuju Lintas Sumatera bagian tengah, topografi Kota Padang dengan kelerengan 0-40% dengan ketinggian 0 m dpl sampai dengan >1000 m dpl,
dengan garis pantai + 84 Km dan mempunyai 19 pulau-pulau kecil.

14. Kota Solok

Kota Solok mempunyai posisi yang strategis karena terletak pada lintasan regional antara Kota Padang dan Provinsi Jambi, serta dari Jakarta menuju Bukittinggi. Ketinggian Kota Solok berada pada 390 m dpl dengan kelerengan 0 – > 45%.

15.Kota Sawahlunto

 yang merupakan Kota Tambang dengan cadangan batubara sebanyak 73 juta ton dan terletak di tengah Provinsi Sumatera Barat yang dilalui jalur antar kabupaten – kota di Sumatera Barat. Ketinggian Kota Sawahlunto berada pada 250 – 650 M dpl, kemiringan 0 – > 40%.

16. Kota Padang Panjang 

Kota Padang Panjang terletak di tengah tengah Provinsi Sumatera Barat yang dilalui oleh jalur utama menuju Padang –Pekanbaru dan jalur lainnya yang menghubungkan antar kabupaten/kota di
Sumatera Barat. Topografi Kota Padang
Panjang memiliki kemiringan lereng 0 –
40% dengan ketinggian berkisar antara 550 m dpl – 900 m dpl.

17. Kota Bukittinggi 

Kota Bukittinggi terletak dibagian tengah
Prov. Sumatera Barat yang dilalui oleh beberapa jalur strategis diantaranya Padang ke Medan, Padang Pekan Baru, serta persimpangan antar kabupaten,
Kota Bukittinggi mempunyai kemiringan lereng antara 0% sampai dengan 8% dengan ketinggian 756 – 960 m dpl.

18. Kota Payakumbuh

Kota Payakumbuh berada pada bagian timur Provinsi Sumatera Barat yang merupakan daerah strategis jalur utama Padang (Provinsi Sumbar) – Pekanbaru (Prov. Riau). Letak Kota Payakumbuh berada di utara gunung api podam (G. Malintang) pada ketinggian 500m dpl, dengan kemiringan 0 – > 40%.

19. Kota Pariaman

Kota Pariaman terletak di bagian barat Provinsi Sumatera Barat yang dilalui oleh beberapa jalur strategis antara Padang –
Madina Sumut, dengan kemiringan antar 0 – 40% dan ketinggian 2 – 35 m dpl. Kota Pariaman memiliki 6 buah pulau�pulau kecil dengan panjang garis pantai 12,7 Km.

Related posts

Lebih Kaya dari Suami, Segini Kekayaan Lisda Hendrajoni

Riri Tri Utami

Wilayah yang Rawan Bencana di Sumatera Barat

Afrizal

Asmil Ilyas, Putra Pessel yang Jadi Pengurus MUI Pusat

Afrizal